Bupati Luwu Lantik 33 Pejabat Dan Mengambil Sumpah, Tegaskan Evaluasi Kinerja Setelah Enam Bulan

oleh -40 Dilihat
oleh

 

LUWU, GERBONGNEWS.COM – Bupati Luwu H. Patahudding melantik dan mengambil sumpah jabatan 33 pejabat administrator dan pejabat pengawas lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu.

Dalam pelantikan itu, ia menegaskan pentingnya tanggung jawab, disiplin, kepemimpinan, dan peningkatan kinerja aparatur sipil negara (ASN) dalam melayani masyarakat.

Pelantikan berlangsung di Aula Rumah Jabatan Bupati Luwu, Belopa Utara, Jumat (9/10/2026).

Hadir Wakil Bupati Luwu Muh. Dhevy Bijak Pawindu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Luwu, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Muhammad Rudi, serta Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu Ny. Hj. Kurniah Patahudding.

Pejabat yang dilantik berjumlah 33 orang, terdiri atas 22 pejabat administrator dan 11 pejabat pengawas. Pelantikan ini menjadi bagian dari penataan dan penguatan pelaksanaan tugas pemerintahan sesuai tanggung jawab masing-masing jabatan. (9/10/26)

Patahudding dalam sambutanya bahwa jabatan bukan tujuan akhir perjalanan seorang ASN, melainkan sarana untuk memberi pengabdian lebih besar kepada masyarakat.

Selanjutnya Ia menegaskan jabatan adalah sarana pengabdian kepada masyarakat dan memastikan kinerja para pejabat akan dievaluasi setelah bekerja minimal enam bulan.

“Jangan pernah melihat jabatan hanya dari sisi kewenangan, fasilitas, atau kedudukannya. Lihatlah jabatan sebagai kesempatan untuk berbuat lebih banyak, memberikan manfaat yang lebih luas, dan menghadirkan perubahan yang lebih baik bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia menjelaskan, pejabat administrator berperan menerjemahkan kebijakan pimpinan menjadi program dan pekerjaan nyata.

Sementara pejabat pengawas bertanggung jawab memastikan pelaksanaan pekerjaan sehari-hari sesuai aturan, tepat waktu, tepat sasaran, dan menghasilkan kinerja yang dapat dipertanggungjawabkan.

Bupati juga mengingatkan pejabat yang baru dilantik agar tidak hanya berorientasi pada penyelesaian pekerjaan administratif, tetapi mampu menjadi pemimpin yang menggerakkan pegawai, membangun kerja sama, dan menyelesaikan persoalan di lingkungan kerja masing-masing.

Menurutnya, sumpah jabatan yang telah diucapkan merupakan janji kepada Tuhan, negara, dan masyarakat. Karena itu, setiap pejabat harus menjalankan amanah dengan sungguh-sungguh dan menjunjung tinggi tanggung jawab.

“Kita semua mempunyai tanggung jawab yang sama, yaitu membawa Kabupaten Luwu menjadi daerah yang semakin maju, semakin baik tata kelolanya, dan semakin mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.